Langsung ke konten utama

Tekankan Sinergisitas: Pengurus HMI Komisariat Psikologi UMBY Resmi Dilantik

Dokumentasi: Pelantikan pengurus HMI Komisariat Psikologi UMBY Cabang Yogyakarta 2022-2023

Malang, LAPMI - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melaksanakan opening ceremonial pelantikan pengurus di Gedung Pusat Kebudayaan Lafran Pane Cabang Yogyakarta periode 2022-2023, pada hari Minggu (22/05/22).

Opening ceremonial pelantikan ini mengangkat tema “Membangun solidaritas dan sinergitas kader HMI Komisariat Psikologi guna tercapainya kepengurusan yang memiliki lima kualitas insan cita”.

Demisioner Ketua Komisariat 2020-2021 di nahkodai oleh Muhammad Daffa Mahendra yang telah membawa perubahan dalam masa jabatannya, ia mengatakan pada kata sambutannya bahwa solidaritas dan integritas merupakan hal yang penting dalam organisasi.

“Kami sebagai ketua sudah selesai masa pengurusan selama satu tahun dan berhasil membawa banyak perubahan berkemajuan di komisariat maupun tingkat universitas. Kami menganalogikan dalam mengemban masa jabatan seperti membawa awak kapal besar yang mengarungi ketengah pulau yang sangat besar yang mana di sekelilingnya banyak kapal kecil yang bimbang, berdiam diri di pinggir pulau dan hilang kendali. Catatan besarnya adalah terserah kalian kapal yang besar mau di bawa kemana".

“Kalian harus bisa membangun solidaritas dan sinergitas bersama dan kalian jangan pernah menghilang-hilang dalam masa ke pengurusannya” tuturnya.

Demisioner ketua umum komisariat mengapresiasi atas terpilihnya ketua umum perempuan yang familiar di panggil Ramaryllis Chersylia Manalu. Ketua Umum Ramaryllis Chersylia Manalu memberi sambutan di depan para pengurus yang baru dilantik.

“Kami berharap kepengurusan kali ini menjadi kepengurusan yang lebih baik kedepannya dan mengajak para pengurusnya agar merapatkan barisan untuk bersama menyiapkan kegiatan seperti tujuan HMI, tetap semangat dan saling bersinergi, mari rapatkan barisan dan berikan hal-hal yang baik untuk HMI Psikologi kedepanya” ujarnya dalam momentum sambutan dalam pelantikan tersebut.

Dalam rangkaiannya, acara berjalan secara lancar. Kesuksesan kegiatan acara tidak terlepas dari peran seluruh panitia yang sangat aktif dalam mensukseskan kegiatan.

Penulis: Arief (Direktur Jurnalis se-DIY)
Editor: Reny Tiarantika

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membongkar Mitos: Perpeloncoan dan Pembulian dalam Diklat Jurusan Bukanlah "Pembentukan Mental"

Nazia Kamala Kasim  (Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik 2025 Universitas Tribhuwana Tungga Dewi Malang) Malang, LAPMI - Musim penerimaan mahasiswa baru seharusnya menjadi masa-masa yang paling dinantikan: dipenuhi janji-janji persahabatan, eksplorasi ilmu, dan langkah awal menuju kemandirian. Namun, bagi ribuan mahasiswa baru di berbagai institusi, euforia itu seringkali harus dibayar mahal. Di balik foto-foto ceria dan slogan "solidaritas," tersimpan cerita sunyi tentang bentakan, intimidasi, dan tugas-tugas merendahkan yang terjadi dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus. Sejatinya, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus seharusnya menjadi sarana yang menyenangkan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Namun, harapan ini seringkali pupus karena maraknya perpeloncoan (hazing) dan pembulian (bullying) di banyak institusi, yang justru meninggalkan dampak negatif secara mental ...

Antara HMI atau Kadernya yang Hilang Arah Saat Ini?

  Mijar Alif Fahmi (Terpenting Isinya Bukan Titelnya) Malang, LAPMI -  Sudah saatnya kita berhenti sebentar dan merenung dalam-dalam: yang benar-benar hilang arah itu siapa? HMI-nya, atau justru kader-kadernya? Pertanyaan ini bukan untuk menyudutkan, tapi sebagai alarm keras atas kenyataan pahit yang makin sulit diabaikan. Di tengah kebanggaan atas sejarah dan romantisme masa lalu HMI, kita harus berani menatap cermin dan mengakui bahwa ada yang tidak beres. Ada yang tidak sedang berjalan ke arah yang benar. HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) sering dielu-elukan sebagai laboratorium kepemimpinan, kawah candradimuka perjuangan umat dan bangsa, serta gudangnya intelektual Muslim. Namun hari ini, ketika kita menyelami realitas yang terjadi, muncul pertanyaan yang menggelitik dan sekaligus menyakitkan: apakah HMI yang kehilangan arah, atau kader-kadernya yang tersesat dan lupa jalan pulang? Pertanyaan ini tak akan menemukan jawabannya jika kita hanya berlindung di balik kebanggaan str...

PERGURUAN TINGGI SEBAGAI PENYUMBANG DOSA DALAM DEMOKRASI INDONESIA

  Sahidatul Atiqah (Jihan) Departemen PSDP HMI  Komisariat Unitri Pada hakikatnya perguruan tinggi memiliki posisi strategis, yaitu menjadi instrumen mencerdaskan kehidupan bangsa.  Dari perguruan tinggi lahir generasi-generasi penerus yang berkapasitas baik untuk membangun dan meneruskan estafet kepemimpinan bagi sebuah bangsa. Selain itu perguruan tinggi memiliki tugas dan peran yang termuat dalam Tri Dharma salah satunya adalah pengabdian, perguruan tinggi memiliki ruang lingkup pengabdian yang luas, termasuk dalam ranah politik dan demokrasi yang membutuhkan kontribusi dari pihak-pihak terkait di perguruan tinggi. Dengan kata Lain kampus tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk pemikiran kritis dan berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi. Kampus tidak boleh mengabaikan keterlibatan dalam isu politik. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam mengawasi, mengawal, dan m...