Langsung ke konten utama

HMPS KSATRIA PBSI UIBU Sukses Gelar Pelantikan Pengurus Periode 2025/2026

 

Foto Jajaran Kepengurusan Baru HMPS KSATRIA


Malang, LAPMI- Malang, 11 Juni 2025,  Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) KSATRIA Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) telah sukses menyelenggarakan acara pelantikan pengurus baru HMPS KSATRIA periode 2025/2026. Acara yang berlangsung khidmat ini digelar pada hari Rabu, 11 Juni 2025, pukul 13.00 WIB, bertempat di Ruangan C.III.3, Kampus C UIBU.

Pelantikan ini menandai dimulainya estafet kepemimpinan dalam organisasi mahasiswa PBSI UIBU. Seluruh pengurus yang baru dilantik telah menyatakan komitmennya untuk membawa HMPS KSATRIA PBSI menjadi lebih progresif dan berkontribusi aktif dalam pengembangan mahasiswa PBSI khususnya, serta lingkungan kampus pada umumnya.

Acara pelantikan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan Sambutan Ketum demisioner HMPS KSATRIA, sambutan Ketua Prodi dilanjut pembacaan surat keputusan (SK) penetapan pengurus. Kemudian, inti acara yaitu pembacaan ikrar dan sumpah jabatan oleh seluruh pengurus baru HMPS KSATRIA Periode 2025/2026, yang seharusnya di pimpin langsung oleh Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH) UIBU, namun diwakili oleh Ketua Prodi PBSI Bapak Nur Wakhid Mulyono, S.Pd., M.Pd. Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti ruangan saat para pengurus mengucapkan janji mereka.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi PBSI UIBU, Bapak Nur Wakhid Mulyono, M.Pd menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi, inovasi, dan dedikasi dalam menjalankan roda kepengurusan. "Kami berharap, Kepengurusan HMPS KSATRIA yang baru ini dapat menjadi motor penggerak bagi mahasiswa PBSI untuk terus bersinergi dan tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai Pancasila serta eksis dalam perkembangan zaman," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMPS KSATRIA PBSI periode 2025/2026 yang baru dilantik, Taufiqurrahman dalam pidato perdananya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan serta amanah yang diberikan, "HMPS KSATRIA ini merupakan rumah kita bersama, wadah untuk mengembangkan potensi diri, menyalurkan minat dan bakat mahasiswa. Oleh karena itu, mari kita satukan niat, tekad dan komitmen untuk mencapai tujuan hmps ini lebih progresif, inovatif dan responsif" dalam pidatonya.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Ketua Prodi, Sekretaris Prodi serta Internal HMPS KSATRIA Periode 2024/2025 & 2025/206, Diharapkan Estafet kepengurusan baru ini, HMPS KSATRIA PBSI UIBU dapat semakin aktif dalam mengadakan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.


Malang, 14 Juni 2025

Penulis/Kontributor: Febri Hamsyah
Editor : Taufiqurrahman


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membongkar Mitos: Perpeloncoan dan Pembulian dalam Diklat Jurusan Bukanlah "Pembentukan Mental"

Nazia Kamala Kasim  (Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik 2025 Universitas Tribhuwana Tungga Dewi Malang) Malang, LAPMI - Musim penerimaan mahasiswa baru seharusnya menjadi masa-masa yang paling dinantikan: dipenuhi janji-janji persahabatan, eksplorasi ilmu, dan langkah awal menuju kemandirian. Namun, bagi ribuan mahasiswa baru di berbagai institusi, euforia itu seringkali harus dibayar mahal. Di balik foto-foto ceria dan slogan "solidaritas," tersimpan cerita sunyi tentang bentakan, intimidasi, dan tugas-tugas merendahkan yang terjadi dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus. Sejatinya, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) atau orientasi kampus seharusnya menjadi sarana yang menyenangkan untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan akademik dan sosial. Namun, harapan ini seringkali pupus karena maraknya perpeloncoan (hazing) dan pembulian (bullying) di banyak institusi, yang justru meninggalkan dampak negatif secara mental ...

Antara HMI atau Kadernya yang Hilang Arah Saat Ini?

  Mijar Alif Fahmi (Terpenting Isinya Bukan Titelnya) Malang, LAPMI -  Sudah saatnya kita berhenti sebentar dan merenung dalam-dalam: yang benar-benar hilang arah itu siapa? HMI-nya, atau justru kader-kadernya? Pertanyaan ini bukan untuk menyudutkan, tapi sebagai alarm keras atas kenyataan pahit yang makin sulit diabaikan. Di tengah kebanggaan atas sejarah dan romantisme masa lalu HMI, kita harus berani menatap cermin dan mengakui bahwa ada yang tidak beres. Ada yang tidak sedang berjalan ke arah yang benar. HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) sering dielu-elukan sebagai laboratorium kepemimpinan, kawah candradimuka perjuangan umat dan bangsa, serta gudangnya intelektual Muslim. Namun hari ini, ketika kita menyelami realitas yang terjadi, muncul pertanyaan yang menggelitik dan sekaligus menyakitkan: apakah HMI yang kehilangan arah, atau kader-kadernya yang tersesat dan lupa jalan pulang? Pertanyaan ini tak akan menemukan jawabannya jika kita hanya berlindung di balik kebanggaan str...

PERGURUAN TINGGI SEBAGAI PENYUMBANG DOSA DALAM DEMOKRASI INDONESIA

  Sahidatul Atiqah (Jihan) Departemen PSDP HMI  Komisariat Unitri Pada hakikatnya perguruan tinggi memiliki posisi strategis, yaitu menjadi instrumen mencerdaskan kehidupan bangsa.  Dari perguruan tinggi lahir generasi-generasi penerus yang berkapasitas baik untuk membangun dan meneruskan estafet kepemimpinan bagi sebuah bangsa. Selain itu perguruan tinggi memiliki tugas dan peran yang termuat dalam Tri Dharma salah satunya adalah pengabdian, perguruan tinggi memiliki ruang lingkup pengabdian yang luas, termasuk dalam ranah politik dan demokrasi yang membutuhkan kontribusi dari pihak-pihak terkait di perguruan tinggi. Dengan kata Lain kampus tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membentuk pemikiran kritis dan berpartisipasi aktif dalam mengawal demokrasi. Kampus tidak boleh mengabaikan keterlibatan dalam isu politik. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam mengawasi, mengawal, dan m...